SportsBook.co.id, Medan – Barcelona kembali merebut posisi teratas klasemen La Liga usai menundukkan Real Oviedo dengan skor meyakinkan 3-0 di Camp Nou. Kemenangan ini terasa penting, mengingat pada pekan sebelumnya Blaugrana sempat turun dari puncak klasemen.
Meski hasil akhir tampak dominan, jalannya pertandingan tidak langsung berjalan lancar. Barcelona sempat kesulitan mengembangkan permainan sebelum akhirnya menemukan tempo yang tepat. Laga tersebut kemudian ditutup dengan sebuah gol indah yang langsung mencuri perhatian publik.
Nama Lamine Yamal menjadi pusat sorotan. Gol ketiga yang ia cetak bukan hanya memastikan kemenangan, tetapi juga memancing pujian dari pihak lawan serta pandangan menarik dari pelatih Barcelona sendiri.
Almada: Yamal Pemain di Level Berbeda
Pelatih Real Oviedo, Guillermo Almada, tak segan mengungkapkan kekagumannya terhadap Lamine Yamal. Menurutnya, pemain muda Barcelona itu memiliki kualitas yang jauh di atas rata-rata.
“Kami sedang membicarakan pemain yang seolah berasal dari galaksi lain,” ujar Almada saat diminta komentarnya mengenai gol Yamal yang tercipta pada menit ke-73.
Almada menilai bakat Yamal sudah terlihat jelas meskipun usianya masih sangat belia. Ia menekankan kemampuan sang pemain untuk tampil menentukan di saat-saat krusial.
“Dia punya kualitas luar biasa dan selalu muncul di momen penting. Di usia yang masih muda, dia sudah mampu menjadi pembeda dan menentukan hasil pertandingan,” tambahnya.
Gol tersebut menjadi koleksi ke-11 Yamal musim ini. Aksi spektakulernya menjadi klimaks pertandingan yang sebelumnya berjalan cukup lambat, bahkan berlangsung di tengah hujan deras yang disertai kilat dan petir.
Perspektif Berbeda dari Hansi Flick
Sementara itu, pelatih Barcelona Hansi Flick juga mengapresiasi gol indah Yamal, namun ia menyoroti kontribusi lain yang menurutnya tak kalah penting.
“Bagi saya, yang paling penting justru adalah peran Lamine dalam proses gol pertama,” ujar Flick dalam sesi konferensi pers usai laga.
Flick menilai pressing yang dilakukan Yamal menjadi awal terciptanya gol pembuka. Menurutnya, momen tersebut berperan besar dalam membuka permainan Barcelona.
“Cara dia menekan lawan, merebut bola, lalu situasi itu berujung gol—itulah yang kami harapkan. Itu menjadi kunci untuk membuka pertandingan dan mengamankan tiga poin,” jelasnya.
Kembali ke Puncak di Tengah Jadwal Padat
Kemenangan ini membawa Barcelona kembali ke posisi teratas klasemen, sehari setelah Real Madrid sempat mengambil alih puncak. Meski demikian, Flick menegaskan bahwa hasil ini bukanlah tanda kebangkitan yang luar biasa.
Ia mengakui padatnya jadwal pertandingan menjadi tantangan berat bagi timnya untuk tampil konsisten.
“Oviedo bermain tanpa tekanan,” kata Flick. “Mereka tampil berani, melakukan pressing tinggi, dan kami tidak berada di performa terbaik, terutama di babak pertama.”
Pelatih asal Jerman tersebut menilai permainan Barcelona membaik setelah turun minum. Ia juga menyinggung faktor kelelahan akibat perjalanan dan minimnya waktu istirahat.
“Babak kedua jauh lebih baik. Kami terus bermain dari satu laga ke laga berikutnya, banyak perjalanan, pulang larut malam, dan hampir tidak ada waktu libur. Itulah kenyataannya,” tutup Flick.












