Hamilton Ungkap Rahasia Latihan yang Menjaga Ketahanan Fisik dan Mental di Usia 40 Tahun

Lewis Hamilton mengungkap latihan fisik dan mental yang membantunya tetap kuat dan positif sepanjang musim balap.

SportsBook.co.id, Jakarta -Lewis Hamilton membagikan kebiasaan latihan yang membuatnya tetap bugar secara fisik sekaligus kuat secara mental, meski kini telah menginjak usia 40 tahun. Juara dunia Formula 1 tujuh kali itu menilai olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan juga sarana menjaga kesehatan pikiran.

Dalam wawancaranya dengan Men’s Health, Hamilton menjelaskan bahwa sejak muda ia sudah menjadikan latihan sebagai bentuk terapi pribadi. Hingga kini, kebiasaan tersebut masih ia pertahankan, terutama melalui lari. Menurutnya, aktivitas berlari menjadi momen penting untuk berpikir dan menata ulang fokus.

Seiring waktu, Hamilton mulai menambahkan berbagai latihan pendukung, seperti yoga dan teknik pernapasan. Ia mengakui latihan pernapasan membutuhkan konsistensi dan waktu lebih lama, namun justru memberi dampak besar. Selain itu, meditasi juga menjadi bagian dari rutinitasnya untuk menjaga ketenangan mental.

Salah satu metode yang ia anggap efektif adalah berendam di air es. Latihan ini, kata Hamilton, melatih kemampuan mengontrol napas sekaligus menghadapi dorongan mental untuk menyerah. Proses tersebut membantunya tetap optimistis dan tangguh sepanjang musim balap.

Hamilton juga menekankan pentingnya afirmasi positif dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyarankan untuk mengucapkan kalimat-kalimat positif sejak pagi, misalnya saat menyikat gigi, guna membangun pola pikir yang baik. Menurutnya, cara seseorang berbicara kepada dirinya sendiri dapat memengaruhi respons tubuh dan sikap dalam menjalani aktivitas.

Selama karier panjangnya, pola latihan Hamilton terus mengalami perubahan. Ia menyesuaikan metode dan intensitas seiring bertambahnya usia. Meski begitu, lari tetap menjadi latihan favoritnya. Ia biasa berlari sejauh enam hingga delapan mil di pagi hari, dilanjutkan dengan sesi pemulihan seperti berendam air es. Sebelum semua aktivitas tersebut, peregangan menjadi hal pertama yang ia lakukan begitu bangun tidur.

Pada sore hari, Hamilton terkadang menjalani latihan intensitas tinggi atau HIIT. Namun, ia menghindari terlalu banyak latihan beban karena tidak ingin berat badannya bertambah. Sebagai gantinya, ia lebih memilih Pilates dan yoga untuk menjaga kekuatan, fleksibilitas, serta keseimbangan tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *