Harapan Setinggi Langit, Kenyataan Tak Seindah Mimpi: Kondisi Paul Pogba Mulai Menguji Kesabaran AS Monaco

Cedera Beruntun Membuat Transfer Paul Pogba ke AS Monaco Belum Memberi Dampak Nyata

Harapan Setinggi Langit, Kenyataan Tak Seindah Mimpi: Kondisi Paul Pogba Mulai Menguji Kesabaran AS Monaco
Harapan Setinggi Langit, Kenyataan Tak Seindah Mimpi: Kondisi Paul Pogba Mulai Menguji Kesabaran AS Monaco

SportsBook.co.id, Jakarta – Kedatangan Paul Pogba ke AS Monaco sempat dianggap sebagai salah satu transfer paling menarik di Ligue 1. Setelah resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Juventus, gelandang berusia 32 tahun itu memilih Monaco sebagai tempat untuk membangkitkan kembali kariernya yang sempat meredup akibat berbagai masalah di masa lalu.

Manajemen Monaco membuka pintu selebar-lebarnya bagi Pogba, yang kala itu diyakini masih memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi. Statusnya sebagai juara dunia bersama Timnas Prancis menjadi nilai jual utama, sekaligus alasan kuat di balik optimisme besar klub dan para pendukung.

Atmosfer positif pun langsung terasa di Stade Louis II. Pogba diharapkan menjadi figur sentral di lini tengah, sosok berpengalaman yang mampu memimpin rekan-rekannya baik di dalam maupun luar lapangan. Kehadirannya diyakini bisa membawa keseimbangan, kreativitas, serta mentalitas juara bagi skuad muda Monaco.

Namun, seiring berjalannya waktu, ekspektasi tersebut mulai berbenturan dengan kenyataan pahit. Masalah kebugaran yang terus berulang membuat Pogba kesulitan mendapatkan ritme permainan. Alih-alih menjadi pilar utama, ia justru lebih sering berada di ruang perawatan ketimbang merumput di lapangan hijau.

Pogba Minim Kontribusi, Cedera Jadi Penghalang Utama

Sejauh ini, kontribusi Paul Pogba bersama AS Monaco masih jauh dari kata ideal. Sejak resmi bergabung pada Juni tahun lalu, menit bermainnya sangat terbatas akibat kondisi fisik yang belum kunjung stabil.

Pada musim Ligue 1 2025/2026, Pogba hanya mencatatkan tiga kali penampilan. Ironisnya, total waktu bermain yang ia kumpulkan bahkan tidak mencapai satu babak penuh, yakni sekitar 30 menit. Penampilan terakhirnya tercatat terjadi pada Desember, sebelum kembali harus menepi karena masalah kebugaran.

Cedera terbaru di bagian betis kembali memaksa Pogba masuk daftar pemain absen. Ia dipastikan tidak bisa memperkuat Monaco dalam laga melawan Lorient pada Jumat malam, menambah panjang daftar pertandingan yang harus ia lewatkan.

Situasi ini tentu berdampak besar, bukan hanya bagi klub, tetapi juga bagi ambisi pribadi sang pemain. Impian Pogba untuk kembali mengenakan seragam Timnas Prancis, terlebih menjelang Piala Dunia 2026, kini tampak semakin sulit diwujudkan jika kondisi fisiknya tidak segera membaik.

Manajemen Monaco Akui Kekecewaan

Kondisi yang dialami Pogba tak luput dari perhatian jajaran manajemen AS Monaco. CEO klub, Thiago Scuro, secara terbuka mengakui bahwa situasi yang dihadapi saat ini jauh dari rencana awal yang telah disusun bersama sang pemain.

Monaco sebenarnya berharap Pogba bisa menjalani proses adaptasi dan pemulihan dengan mulus, lalu perlahan kembali ke performa terbaiknya. Namun, berbagai cedera ringan yang muncul di beberapa bagian tubuh membuat rencana tersebut terus mengalami penyesuaian.

Dalam sebuah konferensi pers, Scuro menyampaikan bahwa klub tetap berkomitmen mendukung Pogba, meski harus dihadapkan pada tantangan yang tidak sederhana.

“Jelas, program yang kami siapkan untuk Paul tidak berjalan seperti yang kami harapkan sejak awal. Kami terus bekerja keras untuk menemukan solusi terbaik baginya,” ujar Scuro, seperti dikutip dari Goal.

Ia juga menambahkan bahwa situasi ini turut memengaruhi kondisi mental sang pemain. “Secara pribadi, Paul merasa terganggu dengan keadaan ini. Rencana yang ada harus terus berubah mengikuti situasi yang kami hadapi. Beberapa cedera kecil di berbagai bagian tubuh membuat prosesnya menjadi lebih rumit. Meski demikian, kami tetap berusaha mewujudkan apa yang telah disepakati sejak musim panas lalu. Itu adalah komitmen kami,” lanjutnya.

Masa Depan Pogba di Monaco Masih Tanda Tanya

Rentetan masalah kebugaran yang belum teratasi membuat masa depan Paul Pogba di AS Monaco mulai diselimuti tanda tanya. Spekulasi mengenai kemungkinan berpisah pada bursa transfer musim panas mendatang pun mulai mencuat di berbagai media.

Meski demikian, pihak klub menegaskan bahwa situasi Pogba tidak bisa dilihat secara sederhana. Scuro menyebut ada banyak aspek dalam kontrak sang pemain yang tidak diketahui publik, sehingga pembahasan soal masa depan masih terlalu dini untuk dilakukan.

Monaco saat ini memilih untuk tetap menjalankan rencana pemulihan yang telah disusun, meskipun membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan awal. Klub ingin melihat apakah upaya tersebut dapat membuahkan hasil dalam waktu dekat.

“Ada banyak detail dalam kontrak Paul yang sangat berbeda dari apa yang dibayangkan banyak orang. Saya rasa tidak ada gunanya membahasnya sekarang. Hubungan kami dibangun secara jujur. Kami harus terus menjalankan rencana yang ada, meskipun rencana itu kini menjadi lebih panjang,” pungkas Scuro.

Bagi AS Monaco, kisah Paul Pogba sejauh ini menjadi gambaran nyata tentang tingginya risiko di balik transfer pemain dengan riwayat cedera. Sementara bagi Pogba sendiri, waktu menjadi musuh terbesar yang harus ia kejar untuk membuktikan bahwa dirinya belum habis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *