SportsBook.co.id, Jakarta – Manchester City gagal menutup laga kandang dengan tiga poin penuh setelah harus puas berbagi angka dengan Chelsea pada lanjutan Liga Inggris musim 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Etihad Stadium, Senin (5/1/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor imbang 1-1 setelah gol dramatis Enzo Fernandez di menit-menit akhir membuyarkan kemenangan tuan rumah.
Hasil ini terasa pahit bagi The Citizens yang sebelumnya berada di jalur kemenangan. Tambahan satu poin membuat pasukan Pep Guardiola kembali tertahan di awal tahun kalender 2026, sekaligus mencatatkan hasil imbang kedua secara beruntun. Lebih dari itu, catatan delapan kemenangan beruntun Manchester City di Etihad dalam ajang Premier League akhirnya terhenti.
Di klasemen sementara, City kini tertinggal enam poin dari Arsenal yang berada di puncak, sementara posisi mereka juga semakin tertekan oleh Aston Villa yang memiliki perolehan poin sama. Situasi ini jelas menuntut konsistensi lebih dari sang juara bertahan jika ingin kembali bersaing dalam perebutan gelar.
Bagi Chelsea, satu poin dari kandang lawan berat menjadi hasil yang sangat berharga. Gol penyeimbang di penghujung laga bukan hanya menyelamatkan mereka dari kekalahan, tetapi juga menjadi suntikan kepercayaan diri pada laga perdana Calum McFarlane sebagai pelatih interim. The Blues pun masih menyimpan harapan untuk menutup musim dengan hasil positif sembari menanti penunjukan manajer permanen.
Babak Pertama: City Mendominasi, Reijnders Pecah Kebuntuan
Pertandingan ini sudah menyita perhatian sejak sebelum kick-off, menyusul keputusan manajemen Chelsea yang secara mengejutkan mengakhiri kerja sama dengan Enzo Maresca. Dalam laga debutnya sebagai pelatih sementara, Calum McFarlane memilih pendekatan pragmatis dengan mengutamakan kedisiplinan bertahan.
Strategi tersebut sempat efektif meredam dominasi Manchester City di awal laga. Bahkan, Chelsea lebih dulu menciptakan peluang melalui sepakan Estêvão dari luar kotak penalti, meski masih bisa diblok oleh Joško Gvardiol sebelum mengarah ke gawang.
Seiring berjalannya waktu, City mulai menemukan ritme permainan. Phil Foden dan Bernardo Silva bergantian menekan lini belakang Chelsea dengan pergerakan dinamis, sementara Erling Haaland terus menjadi ancaman utama di kotak penalti.
Gol pembuka nyaris tercipta ketika Haaland melepaskan tembakan kaki kiri yang membentur tiang gawang. Tekanan beruntun itu akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum. Tijjani Reijnders melakukan penetrasi dari sisi kanan kotak penalti sebelum melepaskan sepakan keras yang gagal diantisipasi kiper Filip Jörgensen. Manchester City pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Babak Kedua: Chelsea Bangkit, Gol Menit Akhir Ubah Segalanya
Memasuki babak kedua, Chelsea tampil dengan intensitas lebih tinggi. Pedro Neto hampir menyamakan kedudukan lewat serangan balik cepat, namun penyelesaian akhirnya belum menemui sasaran.
Manchester City tetap berusaha mengontrol permainan dan menambah gol. Haaland kembali memperoleh beberapa peluang emas, tetapi solidnya pertahanan Chelsea yang dipimpin Benoît Badiashile membuat setiap serangan tuan rumah kerap mentah di area berbahaya.
Justru Chelsea yang hampir mencetak gol lewat Liam Delap. Penyerang muda tersebut memaksa Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan penting yang menjaga keunggulan City tetap bertahan.
Namun, drama sesungguhnya terjadi di penghujung pertandingan. Absennya Joško Gvardiol dan Rúben Dias akibat cedera membuat pertahanan City kehilangan koordinasi di menit-menit akhir. Pada menit keempat masa injury time, umpan silang Malo Gusto dari sisi kanan gagal diantisipasi dengan baik. Enzo Fernandez yang berdiri bebas di tiang jauh langsung menyambar bola dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut memastikan Chelsea membawa pulang satu poin krusial dari Etihad, sekaligus memupus harapan Manchester City untuk meraih kemenangan dramatis.
Susunan Pemain Man City vs Chelsea
Manchester City:
Gianluigi Donnarumma; Nico O’Reilly, Joško Gvardiol, Rúben Dias, Matheus Nunes; Tijjani Reijnders, Rodri, Bernardo Silva; Phil Foden, Rayan Cherki; Erling Haaland.
Pelatih: Pep Guardiola.
Chelsea:
Filip Jörgensen; Malo Gusto, Benoît Badiashile, Trevoh Chalobah, Josh Acheampong; Enzo Fernandez, Reece James; Pedro Neto, Cole Palmer, Estêvão; João Pedro.
Pelatih: Calum McFarlane.












