SportsBook.co.id, Jakarta – Bundesliga kembali menyajikan cerita menarik, khususnya dari kemenangan mengejutkan St. Pauli atas VfB Stuttgart. Salah satu sorotan utama adalah penampilan menawan kapten tim, Jackson Irvine, yang tampil luar biasa meski tengah menghadapi cedera serius. Usia 32 tahun tampaknya tidak mengurangi semangat Irvine, yang kemungkinan besar akan menutup musim ini sebagai musim terakhirnya bersama St. Pauli. Ia bermain penuh selama 90 menit, menunjukkan komitmen tinggi untuk membantu tim keluar dari zona degradasi.
Pelatih Alexander Blessin mengambil keputusan berani dengan menurunkan Irvine di posisi penting, mengingat absennya beberapa pemain kunci seperti Joel Chima Fujita, Eric Smith, dan Hauke Wahl. Irvine, yang baru pulih dari cedera besar musim lalu, dituntut untuk menjadi pengatur permainan lini tengah—peran yang sebelumnya jarang ia jalani secara krusial. Cedera pada kaki kirinya yang pernah dioperasi masih menjadi tantangan tersendiri sepanjang musim.
Dalam pertandingan melawan Stuttgart, yang diunggulkan, Irvine menjadi figur sentral di lini tengah. Ia memainkan peran penting dalam terciptanya gol pembuka melalui Manolis Saliakas. Meski begitu, pada jeda babak pertama, Irvine tidak ikut kembali ke ruang ganti karena membutuhkan perawatan tambahan. Kedua pihak, baik Irvine maupun Blessin, sempat berdiskusi mengenai apakah ia bisa melanjutkan pertandingan di babak kedua.
Blessin mengungkapkan dalam konferensi pers usai laga bahwa ia meminta Irvine tetap berada di lapangan selama 10–15 menit awal babak kedua untuk menjaga keseimbangan tim. “Saya ingin memberi apresiasi khusus kepada Jacko. Semoga cederanya tidak bertambah parah, tapi sepertinya itu hanya rasa sakit yang harus ditanggungnya,” ujar Blessin.
Sementara itu, Irvine menegaskan di mixed zone bahwa ia siap untuk bermain penuh. “Kalau pelatih tidak ingin menarik saya keluar, saya tidak akan pergi sendiri,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa laga ini termasuk salah satu yang paling berat dalam kariernya. Dengan banyaknya pemain yang absen, Irvine berharap kemenangan ini menjadi momentum penting bagi St. Pauli.
Blessin pun sependapat dengan kaptennya. “Pertandingan ini bisa menjadi titik balik bagi tim,” katanya, mengingat kekalahan 0-2 pada pertemuan pertama musim ini yang sempat membuat Stuttgart mendominasi. Kali ini, St. Pauli menunjukkan determinasi yang lebih kuat, membuktikan bahwa mereka mampu menghadapi lawan tangguh sekalipun.












