Jadwal FIFA Series 2026: Indonesia Hadapi St Kitts dan Nevis, Laga Puncak Digelar 30 Maret

Turnamen Mini Internasional di SUGBK Jadi Panggung Debut John Herdman Bersama Skuad Garuda pada FIFA Series Maret 2026

Jadwal FIFA Series 2026: Indonesia Hadapi St Kitts dan Nevis, Laga Puncak Digelar 30 Maret
Jadwal FIFA Series 2026: Indonesia Hadapi St Kitts dan Nevis, Laga Puncak Digelar 30 Maret

SportsBook.co.id, Jakarta – Rangkaian FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Indonesia resmi diumumkan. Turnamen mini internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 30 Maret 2026 dan menghadirkan empat negara yang akan saling berhadapan dalam format semifinal dan final.

Timnas Indonesia dipercaya sebagai salah satu tuan rumah dalam agenda resmi FIFA tersebut. Selain skuad Garuda, tiga negara lain yang ambil bagian adalah Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Seluruh peserta akan menjalani dua pertandingan dalam kurun waktu empat hari untuk menentukan juara dan peringkat ketiga.

Indonesia Jumpa St Kitts dan Nevis di Semifinal

Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Saint Kitts dan Nevis pada laga semifinal yang digelar 27 Maret 2026. Pertandingan tersebut direncanakan berlangsung pada pukul 20.00 WIB.

Sementara itu, laga semifinal lainnya mempertemukan Bulgaria melawan Kepulauan Solomon. Duel tersebut dijadwalkan dimainkan lebih awal pada hari yang sama, yakni pukul 15.30 WIB.

Turnamen ini kemungkinan besar akan dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat. Stadion kebanggaan Indonesia itu dinilai paling siap dari segi fasilitas dan kapasitas untuk menggelar ajang internasional berskala FIFA.

Format yang digunakan cukup sederhana. Dua pertandingan semifinal digelar pada 27 Maret, kemudian para pemenang akan melaju ke partai final. Sedangkan dua tim yang kalah akan bertarung memperebutkan posisi ketiga.

Partai Penentuan Digelar 30 Maret

Rangkaian laga berikutnya akan berlangsung pada 30 Maret 2026. Pada hari tersebut, dua pertandingan penentu digelar dalam satu hari.

Pertandingan perebutan tempat ketiga akan dimainkan pada pukul 15.30 WIB. Sementara laga final yang menentukan juara FIFA Series 2026 dijadwalkan berlangsung malam harinya pada pukul 20.00 WIB.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menjelaskan secara rinci susunan jadwal pertandingan tersebut. Ia memastikan seluruh agenda telah disusun sesuai dengan koordinasi bersama FIFA serta federasi peserta.

“Semifinal pertama mempertemukan Timnas Indonesia melawan St Kitts dan Nevis pada 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB. Kemudian semifinal kedua antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon digelar pukul 15.30 WIB,” ujar Sumardji.

Ia menambahkan bahwa laga perebutan peringkat ketiga akan dimainkan pada 30 Maret 2026 sore hari, sedangkan partai final digelar malamnya di tanggal yang sama.

Dengan jadwal yang telah ditetapkan, Timnas Indonesia memiliki peluang untuk melangkah ke partai puncak apabila mampu menundukkan Saint Kitts dan Nevis di semifinal.

Konfirmasi PSSI Soal Lawan Indonesia

Sebelum pengumuman resmi jadwal dirilis, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, lebih dulu membenarkan calon lawan yang akan dihadapi Indonesia di ajang tersebut.

Arya menyampaikan bahwa Saint Kitts dan Nevis menjadi lawan pertama skuad Garuda dalam FIFA Series edisi Maret 2026. Pernyataan tersebut sekaligus menepis berbagai spekulasi mengenai calon peserta turnamen.

Keikutsertaan empat negara ini juga menarik untuk dicermati dari sisi peringkat dunia. Berdasarkan ranking FIFA per 19 Januari 2026, Bulgaria menjadi tim dengan posisi tertinggi, yakni berada di urutan ke-87 dunia.

Timnas Indonesia menempati peringkat ke-122, sementara Kepulauan Solomon berada di posisi ke-152. Saint Kitts dan Nevis menjadi tim dengan ranking terendah di antara peserta, yakni peringkat ke-154 dunia.

Perbedaan peringkat tersebut membuat turnamen ini berpotensi menghadirkan persaingan yang cukup seimbang. Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing, terutama menghadapi tim dengan ranking yang tidak terpaut terlalu jauh.

Ajang Debut John Herdman Bersama Garuda

FIFA Series 2026 juga memiliki arti penting bagi Timnas Indonesia karena akan menjadi panggung perdana bagi pelatih anyar, John Herdman.

Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala menggantikan Patrick Kluivert pada awal Januari 2026. Penunjukan tersebut menjadi bagian dari strategi PSSI dalam membangun fondasi baru bagi skuad nasional.

Turnamen mini ini akan menjadi kesempatan pertama bagi Herdman untuk menguji komposisi tim, strategi permainan, serta kedalaman skuad dalam atmosfer pertandingan kompetitif internasional.

Dengan jeda waktu yang relatif singkat antara semifinal dan laga final atau perebutan tempat ketiga, Herdman dituntut mampu melakukan rotasi dan pengelolaan fisik pemain secara efektif.

Selain itu, dukungan publik di Stadion Utama Gelora Bung Karno diharapkan dapat menjadi dorongan moral bagi para pemain Indonesia untuk tampil maksimal.

Momentum Penting Jelang Agenda Internasional

FIFA Series bukan sekadar turnamen persahabatan biasa. Ajang ini menjadi bagian dari kalender resmi FIFA yang memungkinkan setiap pertandingan berstatus laga internasional penuh dan berpengaruh terhadap perolehan poin ranking dunia.

Bagi Timnas Indonesia, kesempatan menjadi tuan rumah tentu menjadi keuntungan tersendiri. Selain faktor dukungan suporter, pemain juga lebih familiar dengan kondisi lapangan dan lingkungan pertandingan.

Laga melawan Saint Kitts dan Nevis akan menjadi ujian awal sebelum kemungkinan menghadapi Bulgaria atau Kepulauan Solomon di partai berikutnya. Jika mampu melaju ke final dan meraih hasil positif, Indonesia berpeluang mendongkrak posisi di ranking FIFA.

Dengan jadwal yang telah ditetapkan pada 27 dan 30 Maret 2026, publik sepak bola nasional kini menantikan penampilan Garuda di bawah arahan pelatih baru. FIFA Series 2026 pun diprediksi menjadi momentum penting dalam perjalanan Timnas Indonesia sepanjang tahun tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *