SportsBook.co.id, Jakarta – Musim NBA 2025–2026 sejauh ini belum sepenuhnya berpihak kepada Los Angeles Clippers. Namun, malam ini menjadi pengecualian yang manis bagi tim asal California tersebut. Bermain di Intuit Dome, Clippers sukses menaklukkan pemuncak Wilayah Timur, Detroit Pistons, dengan skor meyakinkan 112–99. Kemenangan ini terasa semakin istimewa karena Kawhi Leonard mencatatkan torehan poin tertinggi sepanjang kariernya di NBA.
Kawhi tampil luar biasa dan sulit dihentikan. Pemain yang dua kali meraih gelar MVP Final NBA itu membukukan dobel-dobel impresif dengan 55 poin dan 11 rebound. Ia juga menyumbang 2 assist, 5 steal, serta 3 blok. Dari total 26 percobaan tembakan, Kawhi sukses memasukkan 17 di antaranya, termasuk lima tripoin. Akurasinya dari garis bebas pun nyaris sempurna, dengan hanya satu kegagalan dari 17 kesempatan, selama 38 menit berada di lapangan.
“Saya belum pernah mengalami situasi seperti ini sebelumnya. Biasanya saya mencoba lebih sering membagi bola kepada rekan setim, tetapi pelatih meminta saya untuk terus agresif sepanjang pertandingan,” ujar Kawhi, yang kini menjalani musim ke-14 di NBA.
Sebenarnya, peluang Kawhi untuk menambah pundi-pundi poin masih terbuka. Namun, pelatih kepala Clippers, Tyronn Lue, memilih membatasi menit bermainnya. Leonard hanya tampil sekitar enam menit di kuarter keempat sebelum ditarik keluar satu menit menjelang laga usai.
James Harden, yang juga tampil solid dengan kontribusi 28 poin, mengaku kagum dengan performa rekan setimnya tersebut. “Sangat menyenangkan melihat betapa efisien dan mudahnya dia mencetak angka. Permainan mengalir begitu saja. Dia bisa berada di posisi mana pun yang dia inginkan, dan ketika sudah sampai di sana, penjagaan lawan bukan lagi faktor utama,” kata Harden.
Dalam beberapa musim terakhir, Kawhi memang kerap bergelut dengan cedera lutut. Pada November lalu, ia bahkan harus menepi dalam 10 pertandingan. Kini, kondisinya mulai membaik dan ia kembali sanggup bermain hingga 40 menit dalam beberapa laga terakhir.
“Saya benar-benar bahagia untuknya. Di balik layar, kami melihat betapa keras dia bekerja. Semua proses yang harus dia lalui hanya untuk bisa tampil dan menjadi dirinya sendiri sungguh luar biasa,” tambah Harden.
Penampilan brilian Kawhi membuat Clippers mendominasi jalannya pertandingan sejak awal. Mereka sempat unggul hingga 26 poin pada paruh kedua. Secara keseluruhan, Clippers mencatatkan persentase tembakan 47 persen dengan 35 tembakan masuk dari 75 percobaan, di mana efektivitas Kawhi menjadi faktor utama.
“Dia akhirnya pulih dan mampu bermain dengan menit yang cukup untuk memberi dampak besar. Saat dalam kondisi sehat, dia jelas salah satu pemain terbaik di liga, dan itu mulai terlihat lagi belakangan ini,” ujar Tyronn Lue.
Meski masih berada di papan bawah klasemen Wilayah Barat, performa Clippers menunjukkan tren positif. Mereka kini mencatat empat kemenangan beruntun. Sebelum menundukkan Pistons, Clippers lebih dulu mengalahkan Los Angeles Lakers 103–88, Houston Rockets 128–108, serta Portland Trail Blazers 119–103.












