SportsBook.co.id, Medan – Bek Juventus, Federico Gatti, menyatakan kekecewaannya usai timnya tersingkir dari Liga Champions 2025/2026. Menurut Gatti, peluang timnya lolos seharusnya masih terbuka andai mereka tidak mengalami kesalahan besar di leg pertama.
Dini hari tadi, Juventus menjamu Galatasaray di Allianz Stadium, Turin, pada leg kedua babak playoff Liga Champions. Bianconeri datang dengan defisit berat setelah kalah 5-2 di leg pertama.
Di leg kedua, Juventus tampil gemilang dengan mencetak tiga gol di waktu normal, sehingga agregat menjadi imbang dan pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Namun, Galatasaray berhasil mencetak dua gol tambahan di extra time, menutup agregat menjadi 7-5 untuk keunggulan tim asal Turki, sekaligus mengakhiri perjalanan Juventus di turnamen ini.
Kecewa Tapi Bangga
Gatti mengaku bangga dengan perjuangan timnya, meski hasil akhirnya tidak sesuai harapan. “Para pemain tampil luar biasa malam ini,” ujar Gatti kepada Prime Video.
Ia menambahkan bahwa penampilan Juventus di leg kedua membuktikan kualitas tim, namun frustrasi muncul karena kelelahan di babak tambahan waktu. “Kami sudah memberikan segalanya. Para fans mendukung kami sepanjang pertandingan. Namun leg pertama membuat segalanya menjadi lebih sulit,” jelasnya.
Leg Pertama Jadi Titik Krusial
Bek Juventus ini menekankan bahwa kekalahan besar di leg pertama menjadi faktor utama tersingkirnya tim. “Kalau saja kami bisa mengurangi selisih skor di leg pertama, saya yakin kami punya peluang besar untuk lolos ke babak 16 besar,” kata Gatti.
“Kami berhasil kembali ke jalur yang tepat di pertandingan tadi. Tapi sekali lagi, kami tidak lolos karena teledor di leg pertama,” tutupnya.
Fokus ke Serie A
Meski kecewa, Juventus tidak bisa terlalu lama larut dalam kegagalan Liga Champions. Fokus mereka kini bergeser ke Serie A 2025/2026, di mana akhir pekan ini mereka akan menghadapi AS Roma. Kemenangan menjadi harga mati bagi Bianconeri untuk memperkecil jarak dengan posisi empat besar.












