Kesuksesan Herry Imam Pierngadi Antar Ganda Putra Malaysia Juarai Singapore Open 2025

Sentuhan Herry Imam Pierngadi membawa ganda putra Malaysia tampil konsisten di turnamen besar

SportsBook.co.id, Medan Aaron Chia/Soh Wooi Yik Raih Gelar Singapore Open 2025, Sentuhan Herry IP Jadi Faktor Penting

Pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik, berhasil keluar sebagai juara Singapore Open 2025 usai tampil gemilang di partai final yang digelar di Singapore Indoor Stadium, Minggu (1/6/2025). Keberhasilan ini semakin istimewa karena diraih bersama pelatih anyar mereka, Herry Imam Pierngadi, yang baru beberapa bulan menangani duet tersebut.

Dalam laga puncak, Chia/Soh harus melalui pertarungan sengit melawan unggulan kelima asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Mereka sempat tertinggal lebih dulu setelah kalah 15-21 di gim pembuka. Namun, pasangan Malaysia itu menunjukkan mental juara dengan bangkit dan merebut dua gim berikutnya, masing-masing dengan skor 21-18 dan 21-19, dalam pertandingan berdurasi 65 menit.

Gelar di Singapura ini melanjutkan performa impresif Chia/Soh dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, mereka sukses menjuarai Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2025 serta Thailand Open 2025, menandai periode terbaik mereka musim ini.

Berbicara kepada Bernama, Soh Wooi Yik mengakui kualitas permainan Kim/Seo yang memaksa mereka menaikkan tempo permainan. “Mereka tampil sangat solid. Setelah gim pertama, kami sadar harus bermain lebih cepat. Kami berjuang keras di setiap reli,” ujar Soh.

Soh juga menegaskan bahwa peran Herry Imam Pierngadi sangat besar dalam peningkatan performa mereka. Ia menilai pelatih asal Indonesia tersebut membawa banyak perubahan, terutama dalam aspek permainan menyerang yang kini terlihat lebih terstruktur.

“Peran pelatih sangat krusial. Dia membantu menyempurnakan pola permainan kami yang sebelumnya kurang stabil. Namun perjalanan kami masih panjang, masih ada target besar yang ingin dicapai tahun ini. Saya rasa ini baru awal,” lanjutnya.

Aaron Chia turut mengungkapkan pandangan serupa. Ia menilai Herry IP, sapaan akrab sang pelatih, selalu memberikan motivasi tinggi, baik saat latihan maupun di luar lapangan. Meski kerja sama mereka terbilang singkat, Chia merasakan perkembangan yang signifikan.

“Kami baru sekitar tiga bulan bekerja sama, jadi masih banyak hal yang harus dipelajari. Tapi sejauh ini progresnya positif. Dia memberi kami kepercayaan diri, tidak menekan berlebihan, dan selalu mengingatkan kami untuk menikmati setiap proses,” kata Chia.

Selain membawa Chia/Soh meraih dua gelar bergengsi, Herry IP juga sukses mengantar mereka mencapai tiga final dalam tiga turnamen beruntun. Salah satunya adalah Malaysia Masters 2025, meski pada ajang tersebut mereka harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari rekan senegara, Man Wei Chong/Kai Wun Tee.

Usai menjuarai Singapore Open 2025, Chia/Soh dijadwalkan melanjutkan tur mereka ke Indonesia untuk tampil di Indonesia Open 2025 yang berlangsung pada 3–8 Juni 2025 di Jakarta. Pada babak pertama, mereka akan menghadapi pasangan Denmark, Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *