SportsBook.co.id, Jakarta – Meskipun bursa transfer musim dingin sering dianggap lebih tenang dibandingkan musim panas, Januari tetap menghadirkan drama dan gebrakan finansial yang menarik perhatian penggemar sepak bola.
Musim panas biasanya menjadi ajang utama karena klub membangun kekuatan penuh untuk menghadapi musim baru. Namun, Januari pun tak kalah memikat, terutama saat menit-menit terakhir bursa transfer menimbulkan kejutan.
Pada bursa transfer Januari 2026 yang baru saja ditutup, klub-klub Premier League Inggris dilaporkan mengeluarkan total £390 juta, melebihi total belanja seluruh liga top Eropa dan beberapa liga lain di dunia, termasuk Liga Pro Saudi. Dari lima klub dengan pengeluaran terbesar, empat berasal dari Inggris, sementara satu sisanya mengejutkan dari Liga Pro Saudi.
Berikut rangkuman klub-klub yang paling banyak membakar uang musim dingin ini:
Tottenham Hotspur: Disiplin di Tengah Tekanan
Tottenham Hotspur menempati posisi kelima dengan total belanja 55 juta euro. Meski demikian, banyak penggemar merasa klub belum sepenuhnya memaksimalkan peluang memperkuat skuad Thomas Frank, yang sempat dirundung kekurangan pemain.
Rekrutan Conor Gallagher dianggap tambahan positif, sementara Joao Souza, bek kiri Brasil, masih relatif kurang dikenal. Rumor penambahan striker sempat beredar, namun direktur olahraga Johan Lange menegaskan pentingnya menjaga disiplin finansial di tengah godaan pasar transfer.
West Ham United: Proaktif Membentuk Lini Serang Baru
West Ham United sedikit lebih unggul dari Tottenham dengan pengeluaran total 56 juta euro, menempatkan mereka di posisi keempat. Klub ini aktif sejak awal jendela transfer, mendatangkan Castellanos dari Lazio dan Pablo dari Gil Vicente dengan total €52 juta ($61 juta), untuk membangun lini serang yang lebih kompetitif.
Kedua pemain baru tersebut menunjukkan performa menjanjikan di awal musim. Selain itu, West Ham juga menambahkan Adama Traore dengan biaya kecil dan meminjam Axel Disasi dari Chelsea. Namun, masih menjadi pertanyaan apakah skuad ini cukup untuk menjaga posisi tim asuhan Nuno Espírito Santo agar tetap stabil di liga.
Al Hilal: “Real Madrid-nya Asia” Mencuri Perhatian
Al Hilal menjadi klub non-Eropa yang mencuri perhatian dengan belanja 67 juta euro. Kepindahan Karim Benzema dari Al Ittihad ke Al Hilal berdampak besar, termasuk pada performa Cristiano Ronaldo di Al Nassr. Benzema langsung menunjukkan kualitasnya dengan hat-trick debut, sementara Ronaldo sempat mogok karena frustrasi dengan langkah transfer klubnya.
Selain Benzema, Al Hilal memperpanjang kontrak gelandang Rúben Neves dan mendatangkan penyerang muda berbakat Mohamed Kader Meite dari Rennes, yang sempat menarik minat Manchester United. Benzema bahkan menyebut Al Hilal sebagai “Real Madrid-nya Asia”, menegaskan ambisi klub untuk merebut kembali gelar Liga Pro Saudi.
Crystal Palace: Rekor Transfer dan Tantangan di Lapangan
Crystal Palace mencatat pengeluaran terbesar di Inggris Januari ini dengan total 90 juta euro, memecahkan rekor transfer klub dua kali. Namun, bulan ini cukup menantang karena mereka harus menghadapi kemungkinan kehilangan kapten tim dan kesulitan di lapangan.
Jean-Philippe Mateta dan Marc Guehi sempat menjadi sorotan, namun gagal menjalani pemeriksaan medis membuat keduanya tetap bertahan. Klub berhasil mendatangkan Jorgen Strand Larsen dari Wolverhampton Wanderers di Deadline Day. Meskipun sempat mengalami kesulitan, Larsen mencetak 14 gol di Liga Inggris musim lalu, menjadi pengganti potensial bagi Mateta. Meski begitu, Brennan Johnson masih menunjukkan ketidakpastian performa di tengah perubahan lingkungan.
Manchester City: Strategis Tanpa Perombakan Besar
Manchester City, yang biasanya menjadi sorotan di bursa transfer musim dingin, kali ini lebih berhati-hati. Dengan posisi tertinggal dari Arsenal di puncak klasemen Premier League, The Cityzens memilih langkah selektif.
Meski tak melakukan perombakan besar, City berhasil mendatangkan dua pemain top di posisi masing-masing, termasuk Guéhi dan Antoine Semenyo, dengan total biaya mencapai 95 juta euro. Langkah ini diharapkan memperkuat tim untuk menghadapi paruh kedua musim dan mempertahankan ambisi meraih gelar.
Tren dan Catatan Bursa Transfer Januari 2026
Bursa transfer Januari 2026 menunjukkan dominasi klub Inggris dalam pengeluaran, menegaskan Premier League tetap menjadi magnet bagi pemain top dan investor. Namun, kehadiran Al Hilal mengingatkan bahwa liga non-Eropa pun mulai bersaing dalam hal kekuatan finansial dan daya tarik pemain.
Kesimpulannya, meski jumlah uang yang digelontorkan tidak setinggi musim panas, Januari tetap menghadirkan momen dramatis, strategi selektif, dan kejutan transfer yang memengaruhi dinamika kompetisi domestik maupun internasional.












