Mantan Insinyur Schumacher Soroti Pernyataan Elkann soal Pembalap Ferrari F1

Kritik datang dari internal lama Ferrari terkait cara Elkann menyikapi keluhan pembalap

SportsBook.co.id, Jakarta Luigi Mazzola, sosok yang pernah bekerja sebagai insinyur Michael Schumacher di Ferrari, melontarkan kritik terhadap Chairman Ferrari, John Elkann. Ia menilai komentar Elkann mengenai Lewis Hamilton dan Charles Leclerc—yang diminta untuk lebih sedikit berbicara dan lebih fokus mengemudi—kurang tepat dan tidak semestinya disampaikan ke publik.

Musim Formula 1 2025 menjadi periode yang penuh tekanan bagi Ferrari. Tim asal Maranello itu terus menerima sorotan tajam dari berbagai pihak, mulai dari performa mobil yang dikeluhkan para pembalap, sikap manajemen yang tidak menyukai kritik terbuka, hingga kekecewaan besar dari para tifosi akibat hasil yang jauh dari harapan.

Dalam wawancara bersama NewsF1, Mazzola menanggapi keras pernyataan Elkann yang dinilainya menyerang Hamilton dan Leclerc secara tidak langsung. Ia menilai Elkann menggunakan ungkapan klasik “mencuci pakaian kotor di rumah sendiri”, namun ironisnya justru menyampaikan persoalan internal tim ke hadapan media.

“Masalah internal seharusnya diselesaikan secara internal. Ketika pernyataan seperti itu disampaikan ke publik, secara politis itu bisa dianggap sebagai serangan terhadap individu tertentu. Biasanya, langkah semacam ini dilakukan untuk mengantisipasi sesuatu yang akan terjadi ke depannya,” ujar Mazzola.

Pernyataan kontroversial tersebut muncul setelah Elkann secara terbuka meminta dua pembalap Ferrari untuk mengurangi komentar di luar lintasan dan lebih memusatkan perhatian pada performa balap. Situasi ini semakin sensitif mengingat Ferrari tengah menjalani musim yang berat, khususnya bagi Lewis Hamilton yang baru pertama kali membela tim berlogo kuda jingkrak.

Mazzola juga mempertanyakan kapasitas Elkann dalam berbicara soal teknis dan dinamika Formula 1. Menurutnya, pengalaman Elkann di dunia F1 nyaris tidak ada, sehingga komentar tersebut terasa tidak pada tempatnya.

“Pengalaman Elkann di F1 kurang lebih sama dengan pengalaman saya di bidang ekonomi—praktis tidak ada. Ia justru menyampaikan komentar itu di saat Ferrari sedang meraih kesuksesan besar di ajang WEC, dengan menjuarai kategori pembalap dan konstruktor. Mengapa justru F1 yang disorot pada momen seperti itu?” tutup Mazzola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *