Marc Guehi Semakin Nyaman di Manchester City: Proses Belajar yang Tak Pernah Berhenti

Marc Guehi Ungkap Perkembangannya Bersama Manchester City Usai Kemenangan Penting atas Newcastle, Siap Jadi Pilar Kunci dalam Perburuan Gelar Premier League

Marc Guehi Semakin Nyaman di Manchester City: Proses Belajar yang Tak Pernah Berhenti
Marc Guehi Semakin Nyaman di Manchester City: Proses Belajar yang Tak Pernah Berhenti

SportsBook.co.id, Jakarta – Bek timnas Inggris, Marc Guehi, mengungkapkan bahwa dirinya terus mengalami perkembangan sejak resmi berseragam Manchester City. Ia merasa setiap hari menjadi kesempatan baru untuk belajar, baik di sesi latihan maupun dalam pertandingan kompetitif.

Pernyataan tersebut disampaikan Guehi seusai kemenangan 2-1 atas Newcastle United dalam lanjutan Premier League, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. Laga yang berlangsung ketat itu menjadi bukti bahwa sang bek mulai menemukan ritme permainan terbaiknya bersama skuad The Citizens.

Di usia 25 tahun, Guehi tampil percaya diri mengawal lini belakang City. Kehadirannya dinilai memperkokoh pertahanan tim asuhan Pep Guardiola yang tengah berambisi besar meraih gelar musim ini. Penampilan solidnya saat menghadapi Newcastle memperlihatkan bahwa proses adaptasinya berjalan ke arah yang positif.

“Ini adalah klub dengan standar tertinggi,” ujar Guehi. “Sejak hari pertama saya datang, sambutan dari para pemain dan staf sangat luar biasa. Saya sadar harus meningkatkan level permainan dan beradaptasi dengan cepat. Setiap hari saya belajar hal baru.”

Belajar Detail Permainan di Bawah Arahan Guardiola

Guehi menekankan bahwa proses penyesuaiannya di Manchester City tidak hanya menyangkut fisik atau taktik dasar. Ia mengaku harus memahami detail kecil yang menjadi ciri khas permainan City—mulai dari pengambilan keputusan saat membangun serangan hingga posisi ketika tim kehilangan bola.

Menurutnya, filosofi permainan Guardiola menuntut kecermatan tinggi. Setiap pemain harus memahami kapan harus melepas umpan, kapan menggiring bola untuk menarik lawan, serta bagaimana menjaga jarak antarlini agar tetap kompak.

“Banyak aspek yang sebelumnya mungkin tidak terlalu saya perhatikan, kini menjadi sangat penting,” jelasnya. “Kapan harus mengalirkan bola dengan cepat, kapan memperlambat tempo, hingga bagaimana membaca pergerakan lawan—semuanya saya pelajari langsung di lapangan.”

Ia juga merasa beruntung mendapatkan dukungan penuh dari rekan setim serta staf pelatih. Lingkungan yang kompetitif namun suportif membuatnya semakin termotivasi untuk berkembang.

Tentang Guardiola, Guehi menyebut sosok pelatih asal Spanyol itu sama seperti yang sering terlihat di televisi—penuh semangat, intens, dan memiliki mental juara. “Apa yang orang lihat di layar kaca memang benar adanya. Dia sangat bersemangat, fokus pada detail, dan selalu ingin tim bermain sesuai identitasnya,” tuturnya.

Bagi Guehi, kesempatan bekerja langsung di bawah arahan Guardiola merupakan pengalaman berharga dalam perjalanan kariernya. Ia merasa setiap sesi latihan menjadi ruang pembelajaran yang membantu meningkatkan kualitas individunya.

Ujian Berat Saat Newcastle Menekan

Pertandingan kontra Newcastle menjadi gambaran nyata bagaimana City harus bekerja keras untuk mengamankan tiga poin. Dalam laga tersebut, Nico O’Reilly mencetak dua gol yang membawa City unggul. Namun, Newcastle sempat memberikan perlawanan sengit lewat gol penyama kedudukan dari Lewis Hall.

Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Newcastle tampil lebih agresif dan berusaha keras mencari gol tambahan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke jantung pertahanan City.

Di momen inilah peran Guehi terasa signifikan. Ia tampil disiplin, tenang, dan konsisten membaca arah serangan lawan. Beberapa kali ia mematahkan upaya Newcastle sebelum berbuah peluang berbahaya. Koordinasinya dengan lini belakang berjalan efektif hingga peluit panjang dibunyikan.

“Laga seperti ini selalu penuh tantangan,” kata Guehi. “Newcastle bermain dengan energi besar, menunjukkan kualitas serta kerja keras. Kami tahu tidak akan mudah.”

Ia menilai kemenangan tersebut mungkin tidak tergolong sebagai pernyataan dominan, tetapi memiliki arti penting dalam perburuan gelar. Tambahan tiga poin membuat City terus menjaga jarak dengan pemuncak klasemen, Arsenal, dengan selisih yang kini semakin tipis.

Bukti Perkembangan di Momen Penting

Bagi Guehi, kemenangan atas Newcastle bukan sekadar hasil positif di papan skor. Ia melihatnya sebagai refleksi dari proses adaptasi yang mulai menunjukkan hasil nyata. Dalam pertandingan bertekanan tinggi, ia mampu menjaga fokus dan menjalankan instruksi taktik dengan baik.

Sejak kedatangannya ke Etihad, Guehi memang dihadapkan pada ekspektasi besar. Manchester City dikenal memiliki standar permainan tinggi, terutama dalam aspek penguasaan bola dan organisasi pertahanan. Tantangan itu tidak membuatnya gentar, justru memacu semangatnya untuk terus meningkatkan kualitas diri.

Ia menyadari bahwa bermain di klub sebesar City berarti harus siap menghadapi persaingan internal yang ketat. Setiap pemain dituntut konsisten, karena rotasi bisa terjadi kapan saja. Namun, Guehi memilih menjadikan situasi tersebut sebagai motivasi tambahan.

“Setiap hari adalah kesempatan untuk berkembang,” ujarnya. “Saya hanya ingin memberikan yang terbaik bagi tim dan terus belajar dari setiap pengalaman.”

Perjalanan musim masih panjang, dan persaingan di papan atas Premier League semakin sengit. Namun, dengan adaptasi yang semakin matang dan kontribusi yang kian terasa, Marc Guehi menunjukkan bahwa dirinya siap menjadi bagian penting dari ambisi Manchester City musim ini.

Kemenangan atas Newcastle menjadi satu langkah kecil dalam perjalanan panjang. Bagi Guehi, proses belajar belum selesai—justru baru dimulai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *