SportsBook.co.id, Medan – Mohamed Salah menutupi rasa frustrasinya dengan senyuman, meski tak bisa menutupi fakta di lapangan ketika ia ditarik keluar pada menit ke-78 saat Liverpool menghadapi Nottingham Forest.
Pergantian tersebut menandai sembilan laga beruntun di liga tanpa gol bagi penyerang asal Mesir itu, sesuatu yang belum pernah ia alami sepanjang kariernya bersama Liverpool.
Ironisnya, momen penentuan terjadi ketika Salah sudah berada di bangku cadangan. Liverpool berhasil menemukan gol kemenangan di menit-menit akhir, yang sangat penting dalam persaingan papan atas klasemen.
Paceklik Gol Terpanjang dan Tanda Penurunan
Salah sempat memberi tos singkat kepada pelatih Arne Slot saat berjalan keluar lapangan. Namun, ketika tim akhirnya memecah kebuntuan, ia hanya bisa menyaksikan dari luar.
Ada momen yang mencerminkan kondisi penyerang ini saat pertandingan. Di babak kedua, Neco Williams terpeleset, memberi ruang bagi Salah untuk menembus pertahanan Forest. Musim lalu, situasi seperti ini hampir selalu berujung gol atau minimal tembakan tepat sasaran. Kali ini, Williams mampu mengejar dan memperlambatnya hingga Murillo datang membersihkan bola, sejalan dengan performa Salah yang kehilangan ketajaman terbaiknya.
Gol Dramatis dan Pengakuan Arne Slot
Gol kemenangan terjadi pada menit-menit terakhir. Alexis Mac Allister sempat dua kali berpikir dirinya mencetak gol kemenangan bagi Liverpool.
Upaya pertama dianulir setelah VAR menilai sapuan Ola Aina mengenai siku Mac Allister sebelum bola masuk. Namun pada percobaan kedua, gelandang asal Argentina itu berhasil mencetak gol setelah Murillo gagal membersihkan bola.
Slot mengakui timnya beruntung pada laga ini. “Rasanya ini pertama kali musim ini kami sedikit beruntung,” kata Slot. “Babak pertama sangat buruk, mungkin yang terburuk sejauh ini, meski kami bertahan di kotak penalti dengan baik. Hasil imbang mungkin lebih adil.”
Dampak Klasemen dan Kekalahan Tragis Forest
Gol Mac Allister membuat Liverpool memangkas jarak dengan Aston Villa dan Chelsea dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan.
Sementara itu, Nottingham Forest harus menelan kekalahan pahit meski tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Forest kini hanya berjarak dua poin dari zona degradasi. Kekalahan ini juga menjadi awal yang sulit bagi Vitor Pereira di laga liga pertamanya sebagai pelatih.
Pereira menilai seharusnya Hugo Ekitike dianggap offside saat gol penentu terjadi, meski pemain itu tidak menyentuh bola ketika Dominik Szoboszlai mengirim umpan silang. Hasil ini terasa sangat kejam bagi Forest setelah kerja keras yang mereka tunjukkan selama pertandingan.












