Moreira Jadikan Marc Marquez sebagai Acuan saat Tes MotoGP

Performa rookie Brasil meningkat pesat setelah enam hari pengujian dan mulai memahami karakter motor MotoGP bersama tim LCR Honda.

Sportsbook.co.id, Jakarta Diogo Moreira menunjukkan perkembangan positif selama menjalani tes MotoGP di Sepang. Pembalap yang baru berusia 21 tahun tersebut sebelumnya sudah merasakan debut di kelas utama saat mengikuti tes pascamusim di Valencia sebagai juara bertahan Moto2.

Selama berada di Malaysia, Moreira menjalani enam hari pengujian, terdiri dari tiga hari sesi Shakedown yang diperuntukkan bagi pembalap debutan, serta tiga hari tes resmi bersama para rider lainnya. Dalam rangkaian tes tersebut, ia juga sempat mengalami kecelakaan pertamanya saat menunggangi motor MotoGP.

Usai insiden pada hari pembuka, pembalap LCR Honda itu terus memperlihatkan peningkatan performa. Ia mengakhiri tes kolektif pada Kamis (5/2/2026) dengan catatan waktu 1 menit 58,476 detik dan menempati posisi ke-19. Waktu tersebut hanya terpaut sedikit dari rookie lain, Toprak Razgatlioglu, juara tiga kali World Superbike, yang mencatat 1 menit 58,326 detik. Moreira juga masih berada di depan dua pembalap penguji, yakni Lorenzo Savadori yang menggantikan Jorge Martin, serta Augusto Fernandez yang kembali turun bersama Yamaha setelah sempat mengalami masalah mesin V4.

Moreira menilai progres yang diraihnya selama tes berlangsung sangat memuaskan. Ia merasa kenyamanan dan pemahamannya terhadap motor terus meningkat dari hari ke hari. Menurutnya, setelan dasar motor yang digunakan sudah cukup baik dan membantunya memahami karakter kendaraan lebih dalam. Ia optimistis bahwa dirinya dan tim berada di jalur yang benar untuk berkembang.

Pembalap bernomor 10 tersebut mengungkapkan bahwa nasihat paling penting yang ia terima selama pengujian adalah tetap tenang dan tidak terburu-buru. Ia menyadari masih memiliki satu musim penuh untuk belajar dan meningkatkan performa. Ia juga mengapresiasi dukungan tim yang dinilainya sangat membantu proses adaptasinya.

Moreira mengaku puas dengan perkembangan yang dicapai sejauh ini. Ia bertekad mempertahankan tren positif tersebut dan terus meningkatkan kemampuan secara bertahap di setiap balapan. Baginya, menikmati proses pembelajaran menjadi hal penting di musim debutnya.

Terkait interaksinya dengan pembalap Honda lainnya, Moreira mengatakan kesempatan untuk berdiskusi cukup terbatas karena masing-masing rider memiliki fokus pekerjaan sendiri bersama timnya. Meski demikian, ia menilai motor Honda memiliki potensi yang baik. Ia menyoroti performa Joan Mir, Luca Marini, serta Aleix Espargaro yang tampil cepat saat sesi Shakedown. Moreira menegaskan dirinya tetap akan fokus mempelajari motor dengan caranya sendiri bersama tim.

Saat ditanya mengenai kemungkinan menjalani simulasi sprint atau balapan jarak penuh, Moreira menyebut hal tersebut tidak dilakukan karena kondisi fisiknya sudah sangat lelah. Ia merasa simulasi balapan tidak akan memberikan manfaat maksimal dalam situasi tersebut. Namun, ia sempat menjalani simulasi Sprint pada hari terakhir Shakedown dan berharap dapat melanjutkan pengujian serupa pada tes berikutnya di Thailand.

Dalam wawancaranya dengan DAZN, Moreira menjelaskan bahwa ia masih dalam tahap adaptasi dengan motor MotoGP yang memiliki tenaga jauh lebih besar dibandingkan kelas sebelumnya. Ia mengaku masih belum menemukan ritme berkendara yang diinginkan. Menurutnya, tantangan terbesar terletak pada tikungan panjang yang membutuhkan kontrol motor lebih stabil. Meski begitu, ia merasa cukup percaya diri dalam pengereman, yang menjadi salah satu keunggulannya saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *