Preview NBA: Brooklyn Nets vs Washington Wizards (3 Januari 2026)

Wizards Bangkit, Nets Masih Cari Konsistensi Jelang Duel Awal 2026

Preview NBA: Brooklyn Nets vs Washington Wizards (3 Januari 2026)
Preview NBA: Brooklyn Nets vs Washington Wizards (3 Januari 2026)

SportsBook.co.id, Jakarta Washington Wizards mulai memperlihatkan sinyal kebangkitan setelah menjalani awal musim yang sulit. Sempat terpuruk dengan 23 kekalahan dari 28 pertandingan pembuka, Wizards menutup tahun 2025 dengan tren positif usai meraih tiga kemenangan dari empat laga terakhir.

Momentum tersebut dipertegas lewat kemenangan dramatis pada Rabu lalu. Washington sukses menumbangkan Milwaukee Bucks dengan skor tipis 114-113, berkat tembakan penentu CJ McCollum saat waktu tersisa hanya 1,2 detik.

Di tengah musim yang kembali penuh tantangan, pelatih Wizards Brian Keefe menilai timnya mulai menemukan karakter permainan yang lebih jelas menjelang pergantian tahun.

“Saya benar-benar senang untuk para pemain. Kemenangan selalu berarti besar,” ujar Keefe. “Yang paling menggembirakan adalah bagaimana kami bermain. Mental bertarung meningkat, pertahanan juga semakin solid. Kami memang belum berada di level ideal, tetapi arahnya sudah benar dan kami menang dengan gaya yang kami inginkan.”

McCollum saat ini menjadi motor serangan Wizards dengan rata-rata 18,6 poin per pertandingan. Di sektor dalam, center muda Alex Sarr terus menunjukkan perkembangan signifikan sebagai fondasi tim.

Pemain pilihan kedua NBA Draft 2024 tersebut membukukan rata-rata 17,6 poin dan 8,2 rebound per gim, memperkuat perannya sebagai salah satu pemain kunci Washington.

“Saya merasa semakin nyaman dengan peran yang saya jalani,” ungkap Sarr. “Saya tahu kontribusi apa yang harus saya berikan setiap malam, dan juga apa yang masih perlu saya perbaiki.”

Wizards juga mendapat sokongan dari para pemain muda lainnya. Kyshawn George tampil konsisten di musim keduanya dengan rata-rata 15 poin per laga, sementara rookie Tre Johnson berkontribusi 12,2 poin per pertandingan.

Sementara itu, Brooklyn Nets datang ke ibu kota dengan kondisi yang belum stabil. Mereka sempat mencatatkan tiga kemenangan beruntun—pencapaian terbaik musim ini—namun kemudian harus menelan dua kekalahan kandang berturut-turut saat menghadapi Golden State Warriors dan Houston Rockets.

Kekalahan telak 96-120 dari Houston pada Kamis lalu menjadi pertandingan ketujuh musim ini di mana Nets gagal menembus angka 100 poin. Rata-rata 109,2 poin per gim membuat Brooklyn menjadi tim dengan produktivitas terendah di NBA sejauh ini.

“Kami harus terus berusaha dan melakukan hal-hal mendasar dengan benar,” kata pelatih Nets Jordi Fernandez. “Energi kami belum konsisten, tetapi di NBA selalu ada kesempatan di pertandingan berikutnya. Kami harus terus belajar dan berkembang.”

Pada laga kontra Rockets, rookie Danny Wolf dan Drake Powell menjalani debut sebagai starter. Wolf mencatat sembilan poin, lima assist, dan empat rebound, sementara Powell menyumbang delapan poin. Keduanya diproyeksikan menjadi bagian penting dalam proses pembangunan ulang tim Nets.

Michael Porter Jr., rekrutan utama Brooklyn pada bursa transfer musim panas, masih menjadi andalan utama dengan rata-rata 25,8 poin per gim—masuk jajaran 15 besar liga. Meski absen pada pertandingan terakhir akibat sakit, kehadirannya sangat diharapkan, mengingat Porter pernah mencetak 34 poin saat Nets menang 129-106 atas Wizards pada 16 November lalu.

Dengan Wizards yang tengah menanjak dan Nets yang masih berupaya menemukan ritme permainan, duel ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim untuk membuka tahun 2026 dengan arah yang lebih pasti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *