SportsBook.co.id, Jakarta, Kemenangan penting diraih Paris Saint-Germain saat menundukkan AS Monaco dengan skor tipis 3-2 pada leg pertama babak play-off Liga Champions UEFA, Selasa (17/2). Bertanding di markas lawan, Stade Louis-II, Les Parisiens menunjukkan daya juang luar biasa dengan membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dua gol lebih dulu.
Penjaga gawang PSG, Matvei Safonov, mengungkapkan rasa puasnya terhadap semangat dan karakter yang diperlihatkan rekan-rekannya. Menurutnya, laga tersebut menjadi bukti bahwa PSG memiliki mentalitas kuat untuk bersaing di level tertinggi Eropa.
Start Buruk PSG, Monaco Menggebrak Sejak Awal
Tuan rumah langsung mengejutkan PSG sejak menit pertama. Striker andalan Monaco, Folarin Balogun, sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang tim tamu dan membuka keunggulan cepat. Gol kilat tersebut membuat pertandingan berjalan dalam tempo tinggi.
Tak berhenti di situ, Balogun kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-18. Situasi ini membuat PSG berada dalam tekanan besar karena harus mengejar defisit dua gol di kandang lawan. Atmosfer stadion semakin bergemuruh, sementara Monaco tampak percaya diri mengendalikan permainan.
PSG sebenarnya memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-22 setelah wasit menunjuk titik putih. Sayangnya, eksekusi penalti dari Vitinha gagal berbuah gol. Tendangannya mampu dibaca dan ditepis dengan baik oleh kiper Monaco, Philipp Kohn. Momen tersebut sempat membuat situasi semakin sulit bagi tim tamu.
Pergantian Pemain Jadi Titik Balik
Di tengah tekanan, pelatih PSG melakukan perubahan penting. Desire Doue dimasukkan pada menit ke-27 untuk menggantikan Ousmane Dembele yang mengalami cedera. Pergantian ini ternyata menjadi momentum kebangkitan tim ibu kota Prancis tersebut.
Hanya berselang dua menit setelah masuk lapangan, Doue langsung memberikan dampak signifikan. Ia berhasil mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Gol itu membangkitkan semangat tim sekaligus mengubah arah permainan.
Menjelang turun minum, PSG semakin meningkatkan intensitas serangan. Usaha mereka membuahkan hasil ketika Achraf Hakimi sukses menyamakan kedudukan. Skor 2-2 bertahan hingga babak pertama berakhir, sekaligus memberi suntikan kepercayaan diri bagi PSG untuk melanjutkan perlawanan di paruh kedua.
Doue Jadi Pahlawan, PSG Amankan Kemenangan
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin ketat. Monaco mencoba kembali mengambil inisiatif serangan, tetapi PSG tampil lebih disiplin dan terorganisir. Momentum jelas berada di pihak tim tamu.
Pada menit ke-67, Desire Doue kembali menunjukkan kualitasnya. Ia mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut dan membawa PSG berbalik unggul 3-2. Gol itu menjadi penentu karena hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol tercipta dari kedua tim.
Kemenangan ini terasa spesial karena diraih melalui perjuangan keras setelah tertinggal dua gol. Mentalitas pantang menyerah menjadi kunci utama keberhasilan PSG mencuri kemenangan di kandang Monaco.
Safonov: Ini Bukti Karakter PSG
Usai pertandingan, Matvei Safonov menekankan bahwa laga tersebut menunjukkan betapa sulitnya persaingan di Liga Champions. Ia menilai Monaco tampil agresif dan memberikan tekanan sejak awal, membuktikan bahwa tidak ada laga mudah di kompetisi elite Eropa.
Menurut Safonov, respons tim setelah tertinggal dua gol memperlihatkan kekuatan mental PSG. Ia menyebut kemenangan tersebut baru setengah jalan, mengingat masih ada leg kedua yang harus dijalani.
Safonov juga menegaskan bahwa jika PSG ingin melangkah jauh dan meraih trofi, mereka harus siap menghadapi situasi sulit seperti ini. Baginya, ujian semacam itu merupakan bagian dari perjalanan menuju gelar juara.
Leg Kedua Masih Menentukan
Walau sukses membawa pulang kemenangan 3-2, PSG belum sepenuhnya aman. Selisih satu gol membuat peluang kedua tim masih terbuka lebar. Leg kedua akan digelar di kandang PSG, yakni di Parc des Princes, pada Rabu (25/2).
Dukungan publik sendiri tentu akan menjadi keuntungan tambahan bagi Les Parisiens. Namun, Monaco dipastikan datang dengan motivasi tinggi untuk membalikkan keadaan.
PSG perlu kembali menunjukkan determinasi dan fokus penuh agar tidak terpeleset di kandang sendiri. Jika mampu menjaga konsistensi permainan dan mempertahankan mentalitas seperti di leg pertama, peluang mereka untuk melangkah ke babak berikutnya akan semakin besar.
Kemenangan dramatis di Monaco bukan hanya soal tiga gol yang tercipta, tetapi juga tentang pembuktian karakter. PSG memperlihatkan bahwa mereka tidak mudah menyerah, bahkan ketika berada dalam situasi sulit. Kini, tantangan berikutnya adalah memastikan tiket lolos benar-benar menjadi milik mereka.












