SportsBook.co.id, Jakarta – Persib Bandung bersiap menghadapi ujian berat saat melakoni laga tandang melawan Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two. Pertemuan dua tim kuat Asia Tenggara ini dijadwalkan berlangsung di Thailand, Rabu (11/2/2026) malam WIB.
Laga ini menjadi salah satu duel paling dinanti karena mempertemukan dua tim yang sama-sama tampil solid sepanjang fase grup. Persib datang dengan status wakil Indonesia, sementara Ratchaburi FC berambisi memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, sejak awal sudah menegaskan bahwa pertandingan ini tidak akan mudah. Menurutnya, atmosfer stadion, kualitas pemain, hingga motivasi lawan akan membuat laga berjalan sengit sejak menit awal.
Dua Tim Sama-Sama Lolos, Pertandingan Diprediksi Ketat
Bojan Hodak menilai duel antara Persib dan Ratchaburi merupakan pertemuan dua tim yang berada di level relatif setara. Fakta bahwa keduanya berhasil melaju dari fase grup menjadi bukti kekuatan masing-masing.
“Kedua tim lolos dari fase grup, jadi saya yakin pertandingan nanti akan berlangsung sangat ketat,” ujar Bojan Hodak kepada awak media saat sesi jumpa pers di Thailand, Selasa (10/2/2026).
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa dinamika tim bisa berubah dibandingkan pertemuan sebelumnya. Faktor cedera, rotasi pemain, hingga perubahan komposisi skuad menjadi hal yang patut diperhitungkan.
“Terkadang ada perbedaan besar karena perubahan pemain, ada juga yang absen karena cedera. Itu bisa memengaruhi jalannya pertandingan,” tambah pelatih asal Kroasia tersebut.
Rekam Jejak Pertemuan Jadi Gambaran Awal
Persib dan Ratchaburi FC sejatinya bukan lawan asing. Kedua tim sempat bertemu dalam laga pramusim, di mana pertandingan berakhir imbang 2-2. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kekuatan kedua tim relatif berimbang.
Meski laga pramusim tak bisa dijadikan tolok ukur mutlak, Bojan menilai pertemuan tersebut tetap memberi gambaran tentang karakter permainan lawan. Ratchaburi dikenal agresif saat bermain di kandang, sementara Persib punya keunggulan dalam transisi cepat dan organisasi tim.
Namun, Bojan juga menekankan bahwa atmosfer kompetisi resmi Asia jelas berbeda dibandingkan pertandingan persahabatan. Tekanan, tensi, dan kepentingan hasil akan jauh lebih tinggi.
Bojan Hodak Prediksi Penentuan di Leg Kedua
Menjelang pertandingan, Bojan Hodak melontarkan pernyataan yang cukup mengejutkan. Ia meyakini bahwa hasil akhir duel Persib kontra Ratchaburi belum akan ditentukan pada leg pertama di Thailand.
Menurutnya, laga sesungguhnya justru akan terjadi saat Persib tampil sebagai tuan rumah pada leg kedua di Bandung.
“Saya rasa pertandingan ini belum akan ditentukan di leg pertama. Penentuan kemungkinan besar baru terjadi saat kami bermain di kandang sendiri, di Bandung,” ucap Bojan dengan nada santai.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Persib tidak akan gegabah dalam laga tandang. Hasil imbang atau kekalahan tipis dinilai masih dalam batas aman, selama Persib mampu tampil maksimal di leg kedua.
Kualitas Asia Tenggara Dinilai Seimbang
Bojan Hodak juga menyoroti karakter kompetisi AFC Champions League Two yang diikuti banyak klub dari kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, perbedaan kualitas antartim di wilayah ini tidak terlalu jauh.
“Empat lawan yang kami hadapi di kompetisi ini berasal dari Asia Tenggara dan kualitasnya relatif seimbang,” jelas Bojan.
Namun, ia menilai ada faktor-faktor non-teknis yang kerap menjadi pembeda. Kondisi kebugaran pemain, daftar cedera, hingga keberuntungan dalam pertandingan bisa sangat memengaruhi hasil akhir.
“Terkadang ada tim yang tidak tampil dengan kekuatan penuh karena pemain cedera. Di sisi lain, faktor keberuntungan juga sering memainkan peran penting,” tambahnya.
Persib Datang dengan Persiapan Lebih Matang
Bojan Hodak menegaskan bahwa Persib musim ini berada dalam kondisi yang lebih siap dibandingkan musim lalu. Pengalaman tampil di kompetisi Asia menjadi modal berharga bagi skuad Maung Bandung.
“Tahun ini kami jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu,” tegas pelatih berusia 54 tahun tersebut.
Ia menjelaskan bahwa Persib saat ini diperkuat banyak pemain muda, namun sudah memiliki jam terbang yang lebih tinggi. Kombinasi usia muda dan pengalaman dinilai membuat tim lebih stabil dalam menghadapi tekanan laga besar.
“Skuad kami lebih muda, tapi sekarang jauh lebih berpengalaman. Musim lalu adalah kali pertama Persib tampil di Asia setelah sekitar sepuluh tahun,” lanjut Bojan.
Mental dan Pengalaman Jadi Senjata Utama
Menurut Bojan, perbedaan paling signifikan antara Persib musim ini dan musim sebelumnya terletak pada mental bertanding. Para pemain kini lebih memahami ritme dan tuntutan kompetisi level Asia.
“Sekarang kami sudah lebih siap, dan itu tercermin dari hasil yang lebih baik,” ujarnya.
Ia berharap para pemain mampu menjaga fokus, disiplin, dan tidak terpancing emosi saat bermain di kandang lawan. Dengan strategi yang tepat, Persib diyakini mampu membawa pulang hasil positif dari Thailand.
Laga Ratchaburi FC vs Persib Bandung pun diprediksi berlangsung sengit dan penuh tensi. Hasil leg pertama akan menjadi fondasi penting sebelum kedua tim kembali bentrok di Bandung untuk menentukan siapa yang layak melangkah ke babak berikutnya.












