SportsBook.co.id, Jakarta – Real Madrid bersiap menghadapi Atletico Madrid pada babak semifinal Piala Super Spanyol yang digelar di Jeddah, Kamis malam waktu setempat. Pertandingan ini menjadi tantangan besar bagi Xabi Alonso, terutama dalam menentukan komposisi tim terbaik di tengah tekanan performa dan kondisi skuad yang belum ideal.
Los Blancos dipastikan tampil tanpa Kylian Mbappe. Penyerang andalan tersebut tetap berada di Spanyol untuk menjalani pemulihan cedera pada lutut kirinya. Absennya Mbappe membuat Alonso harus kembali memaksimalkan opsi yang tersedia di dalam tim.
Situasi ini membuat setiap keputusan Alonso mendapat sorotan tajam. Selain memperebutkan tiket final melawan Barcelona, posisi sang pelatih juga disebut ikut menjadi bahan evaluasi, terlebih setelah kekalahan telak dari Atletico Madrid pada pertemuan sebelumnya musim ini.
Di lini depan, Real Madrid setidaknya memiliki alasan untuk tetap optimistis. Gonzalo Garcia muncul sebagai alternatif yang menjanjikan setelah mencetak tiga gol saat Madrid membantai Real Betis 5-1 pada laga terakhir La Liga.
Performa impresif tersebut menjadi bekal berharga bagi Gonzalo jelang derbi Madrid. Meski bukan satu-satunya pemain yang tampil menonjol, kontribusinya memberi Alonso tambahan kepercayaan diri dalam menyusun skema serangan.
Namun, perhatian utama sang pelatih tidak sepenuhnya tertuju pada urusan mencetak gol. Alonso menilai keseimbangan tim secara keseluruhan akan menjadi kunci untuk bisa melangkah ke partai puncak.
Justru sektor pertahanan yang kini memunculkan kekhawatiran terbesar. Antonio Rudiger masih dibayangi masalah pada lututnya yang kembali terasa, sehingga peluang tampilnya kontra Atletico Madrid masih diragukan.
Menurut laporan media Spanyol, Marca, bek asal Jerman itu menjalani latihan terpisah dan keputusan final baru akan ditentukan mendekati waktu pertandingan. Jika Rudiger benar-benar absen, Alonso hampir pasti menurunkan duet bek muda Dean Huijsen dan Raul Asencio di jantung pertahanan.
Kondisi Rudiger sepanjang musim ini memang jauh dari kata ideal. Selain kebugaran yang kerap terganggu, ia juga beberapa kali melakukan kesalahan defensif yang berdampak langsung pada performa tim, sehingga memaksakan dirinya bermain dinilai berisiko.
Aspek mental juga menjadi bahan pertimbangan. Dalam laga sarat tensi seperti derbi Madrid, karakter emosional Rudiger kerap menjadi sorotan, apalagi menghadapi Atletico yang dikenal lihai memancing tekanan psikologis lawan di bawah arahan Diego Simeone.
Faktor inilah yang membuat Alonso mempertimbangkan memberikan kepercayaan lebih besar kepada Huijsen, meski sang bek muda masih berusaha menemukan konsistensi di musim pertamanya bersama Real Madrid.
Di luar urusan pertandingan, masa depan Rudiger di Santiago Bernabeu juga mulai dipertanyakan. Kontraknya akan habis pada musim panas mendatang, dan kabar yang beredar menyebut Cristiano Ronaldo mendorong Al Nassr untuk merekrutnya ke Liga Arab Saudi.
Dengan statusnya yang bebas bernegosiasi dengan klub luar Spanyol, Madrid disebut mulai menyiapkan alternatif di lini belakang. Minimnya menit bermain musim ini semakin memperkuat spekulasi soal kemungkinan hengkangnya sang bek senior.
Rudiger baru mencatatkan delapan penampilan di seluruh kompetisi, sebuah angka yang mencerminkan dampak cedera berkepanjangan terhadap kontribusinya. Situasi tersebut membuka peluang bagi dirinya menjadi salah satu pemain berpengalaman yang meninggalkan Madrid pada bursa transfer musim panas mendatang.












