SportsBook.co.id, Medan – Masa depan Robert Lewandowski mulai menjadi bahan spekulasi seiring kontraknya bersama FC Barcelona yang semakin mendekati masa berakhir. Penyerang asal Polandia itu disebut-sebut membuka peluang untuk melanjutkan kariernya di Major League Soccer (MLS), dengan musim 2026 menjadi target potensial kepindahan.
Walau belum ada keputusan resmi, sejumlah klub MLS dikabarkan semakin optimistis bisa memboyong Lewandowski ke Amerika Utara. Salah satu tim yang dinilai berada pada momentum tepat untuk ikut dalam persaingan tersebut adalah Toronto FC.
Klub asal Kanada itu tengah menjalani fase pembenahan setelah melewati beberapa musim yang kurang memuaskan. Toronto FC baru saja menutup bab mahal dan berlarut-larut terkait kepergian Lorenzo Insigne dan Federico Bernardeschi, sehingga membuka ruang bagi arah baru dalam pembangunan skuad.
Di bawah kepemimpinan presiden klub, Jason Hernandez, Toronto FC masih mengkaji formula terbaik untuk menyusun tim menuju 2026. Opsi yang dipertimbangkan mencakup penggunaan tiga slot Designated Player (DP), atau skema dua DP dengan tambahan empat pemain U-22.
Faktor eksternal juga turut memengaruhi urgensi keputusan tersebut. Dengan Piala Dunia 2026 yang akan digelar dan BMO Field terpilih sebagai salah satu stadion penyelenggara, tekanan untuk menghadirkan figur bintang kian menguat.
Bagi Toronto, mendatangkan pemain berstatus global bukan sekadar soal prestise. Kehadiran sosok ikonik dinilai penting untuk kepentingan komersial, penguatan identitas klub, serta peningkatan performa di lapangan.
Lewandowski dipandang sebagai rekrutan dengan level yang jauh berbeda dibanding eksperimen DP Toronto sebelumnya. Meski usianya tidak lagi muda dan akan menginjak 38 tahun pada pertengahan Agustus, statusnya sebagai pemain kelas dunia tetap sulit disangkal.
Berbeda dengan sejumlah mantan bintang Eropa yang pernah merapat ke Toronto, Lewandowski datang dengan reputasi sebagai pemain elite, bukan sekadar nama besar di penghujung karier. Bahkan pada tahap kariernya saat ini, profilnya masih berada di atas mayoritas pemain yang kerap dikaitkan dengan MLS.
Jika terealisasi, kedatangan Lewandowski diyakini akan langsung mengangkat kembali Toronto FC ke sorotan internasional. MLS sendiri telah menunjukkan ambisi besar dalam menarik pemain berpengalaman dari Eropa, sebagaimana terlihat dari kehadiran nama-nama seperti Lionel Messi dan sejumlah pemain bintang lainnya.
Konteks domestik juga memperkuat urgensi tersebut. Mantan rekan Lewandowski di Bayern Munchen, Thomas Müller, kini memperkuat Vancouver Whitecaps. Kehadirannya memberi dampak signifikan dan meningkatkan ekspektasi agar Toronto FC merespons dengan ikon mereka sendiri.
Secara simbolis, Toronto memiliki kesempatan untuk kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi utama pemain bintang MLS di Kanada. Vancouver telah merasakan lonjakan perhatian sejak kedatangan Müller, sementara Toronto berisiko kehilangan panggung di level nasional, terutama menjelang musim panas Piala Dunia, jika gagal membuat langkah berani.
Sejauh ini, investasi besar senilai 18 juta dolar AS untuk mendatangkan Josh Sargent dinilai belum cukup memberikan efek pernyataan yang diharapkan.
Dari sisi performa, Lewandowski masih menunjukkan ketajamannya. Musim ini, ia telah mengoleksi sembilan gol dari 15 penampilan di LaLiga bersama Barcelona.
Meski masih banyak faktor yang belum pasti—mulai dari prioritas pribadi sang pemain, arah kebijakan finansial Toronto FC, hingga peluang Barcelona memperpanjang kontraknya—gagasan melihat Lewandowski memimpin lini serang di BMO Field dinilai selaras dengan besarnya momentum yang akan dihadapi klub dan liga dalam beberapa tahun ke depan.












