Rosenior Jadi Sorotan Usai Tunjukkan Sikap Tak Terduga kepada Gyokeres

Gestur tak biasa pelatih Chelsea kepada Viktor Gyokeres memicu perdebatan usai kemenangan dramatis Arsenal di Stamford Bridge.

Rosenior Jadi Sorotan Usai Tunjukkan Sikap Tak Terduga kepada Gyokeres
Rosenior Jadi Sorotan Usai Tunjukkan Sikap Tak Terduga kepada Gyokeres

SportsBook.co.id, Jakarta – Kabar Arsenal kali ini datang dari Stamford Bridge. The Gunners sukses mencuri kemenangan 3-2 atas Chelsea pada leg pertama semifinal Carabao Cup. Namun, bukan hanya hasil laga yang menyita perhatian, melainkan juga momen unik yang melibatkan Viktor Gyokeres dan pelatih anyar Chelsea, Liam Rosenior.

Gyokeres tampil menonjol dalam laga tersebut dengan mencatatkan satu gol dan satu assist. Golnya tercipta dari jarak dekat setelah memanfaatkan kesalahan kiper Chelsea, Robert Sanchez. Tak lama berselang, penyerang asal Swedia itu kembali berperan penting lewat assist matang yang diselesaikan Martin Zubimendi untuk membawa Arsenal unggul tiga gol.

Menjelang akhir laga, tepatnya ketika waktu normal tersisa sekitar delapan menit, Mikel Arteta menarik Gyokeres keluar dan memasukkan Gabriel Jesus. Saat berjalan meninggalkan lapangan, Gyokeres melintas di depan bangku cadangan Chelsea. Di momen inilah Rosenior terlihat menepuk punggung sang striker dua kali, sebuah gestur yang langsung memicu perdebatan.

Aksi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Sebagian penggemar mempertanyakan sikap Rosenior, mengingat Chelsea sedang berada dalam posisi tertinggal. Salah satu pengguna, @keithk__, menulis dengan nada heran, “Apakah Liam Rosenior benar-benar menepuk punggung Gyokeres saat timnya tertinggal 3-1?”

Pengguna lain, @Shamsdale, juga mengungkapkan keterkejutannya dengan menyebut sikap tersebut sulit dipercaya. Namun, ada pula yang menilai momen itu tak perlu dibesar-besarkan. @thesaurus34 berkomentar bahwa gestur tersebut hanyalah bentuk sportivitas dan tak layak menjadi kontroversi.

Sebelum kontribusi Gyokeres dan Zubimendi, Arsenal lebih dulu membuka keunggulan melalui Ben White. Chelsea sempat memberikan perlawanan lewat dua gol Alejandro Garnacho yang masuk sebagai pemain pengganti, meski gagal menghindarkan timnya dari kekalahan.

Berkat performa impresifnya, Gyokeres terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan. Hal itu bahkan terlihat saat Zubimendi menunjuk ke arahnya ketika merayakan gol. Dalam wawancara pascalaga bersama Sky Sports, Gyokeres mengakui pertandingan berjalan sulit. Ia menilai Arsenal cukup solid dalam bertahan meski kebobolan dua gol, dan puas karena timnya mampu mencetak tiga gol tandang.

Ia juga menyinggung golnya yang menjadi gol pertama dari permainan terbuka dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, mencetak gol adalah tugas utama seorang penyerang, dan ia yakin bisa melakukannya lebih konsisten ke depan.

Setelah kemenangan ini, Arsenal masih menghadapi jadwal padat sebelum leg kedua di Emirates Stadium. The Gunners dijadwalkan melakoni lima pertandingan, termasuk menghadapi Nottingham Forest, Manchester United, dan Leeds United di Premier League. Selain itu, laga Liga Champions melawan Kairat Almaty dan Inter juga menanti, membuat waktu pemulihan pemain menjadi sangat terbatas.

Mikel Arteta diperkirakan akan melakukan rotasi skuad untuk menjaga kebugaran tim. Nama-nama seperti Gabriel Jesus dan Kai Havertz siap diandalkan, sementara Ethan Nwaneri berharap memperoleh menit bermain lebih banyak seiring kabar bahwa ia akan bertahan hingga akhir musim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *