Santi Cazorla Lontarkan Kritik Keras: La Liga Dinilai Jauh Tertinggal dari Premier League

Penundaan laga Oviedo kontra Rayo Vallecano memicu kekecewaan Cazorla terhadap manajemen kompetisi Spanyol

Santi Cazorla Lontarkan Kritik Keras: La Liga Dinilai Jauh Tertinggal dari Premier League
Santi Cazorla Lontarkan Kritik Keras: La Liga Dinilai Jauh Tertinggal dari Premier League

SportsBook.co.id, Jakarta – Kapten Real Oviedo, Santi Cazorla, melontarkan kritik tajam terhadap penyelenggaraan La Liga usai laga timnya melawan Rayo Vallecano harus ditunda secara mendadak. Keputusan tersebut diumumkan hanya beberapa jam sebelum pertandingan dijadwalkan kick-off pada Sabtu (7/2/2026), memicu kekecewaan besar dari pihak klub, pemain, hingga para pendukung.

Penundaan itu dilakukan karena adanya kekhawatiran serius terkait kondisi lapangan Stadion Vallecas yang dinilai tidak aman untuk menggelar pertandingan. Meski alasan keselamatan menjadi pertimbangan utama, cara La Liga menyampaikan keputusan tersebut dinilai sangat tidak profesional.

Penundaan Mendadak Picu Kekacauan

Keputusan penundaan diumumkan ketika Real Oviedo sudah tiba di Madrid. Tidak hanya para pemain dan staf pelatih, ratusan pendukung Oviedo juga telah melakukan perjalanan jauh untuk menyaksikan laga penting tersebut secara langsung.

Situasi ini membuat pihak Oviedo merasa dirugikan, baik secara logistik maupun finansial. Klub menilai bahwa La Liga seharusnya bisa mengambil keputusan lebih awal, mengingat kondisi lapangan bukanlah masalah yang muncul secara tiba-tiba.

Menurut manajemen Oviedo, pemberitahuan di menit-menit akhir mencerminkan lemahnya perencanaan dan koordinasi kompetisi kasta tertinggi sepak bola Spanyol tersebut.

Reaksi Keras dari Pihak Oviedo

Real Oviedo secara resmi menyampaikan protes keras kepada La Liga. Klub menilai keputusan tersebut tidak mempertimbangkan dampak luas yang ditimbulkan, terutama bagi tim tamu dan suporter.

Dalam pernyataan internalnya, Oviedo bahkan mengisyaratkan akan mempertimbangkan langkah hukum apabila ditemukan pelanggaran prosedur atau kelalaian dalam pengambilan keputusan. Mereka menuntut transparansi serta evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional liga.

Bagi Oviedo, kejadian ini bukan sekadar penundaan pertandingan, melainkan persoalan serius terkait profesionalisme dan tata kelola kompetisi.

Unggahan Cazorla Jadi Sorotan

Sebagai kapten tim sekaligus pemain paling berpengalaman di skuad Oviedo, Santi Cazorla tidak tinggal diam. Mantan gelandang Arsenal tersebut menyampaikan kekecewaannya secara terbuka melalui akun media sosial X (Twitter) miliknya.

Pernyataan Cazorla dengan cepat menyita perhatian publik dan media internasional karena menyentil perbandingan sensitif antara La Liga dan Premier League.

Faktanya, La Liga tertinggal sangat jauh dari Premier League dalam segala hal,” tulis Cazorla, sebagaimana dikutip dari ESPN.

Kalimat singkat tersebut mencerminkan frustrasi mendalam terhadap standar pengelolaan liga di Spanyol yang dinilainya belum selevel dengan kompetisi Inggris.

Perbandingan dengan Premier League

Kritik Cazorla bukan tanpa dasar. Selama enam musim membela Arsenal, ia merasakan langsung bagaimana Premier League dikelola dengan standar tinggi, mulai dari kesiapan stadion, komunikasi liga, hingga perlindungan terhadap pemain dan klub.

Premier League dikenal memiliki protokol ketat terkait kondisi lapangan dan keselamatan, termasuk inspeksi rutin serta pengambilan keputusan yang lebih cepat dan transparan.

Pengalaman inilah yang membuat Cazorla merasa La Liga masih memiliki pekerjaan rumah besar jika ingin bersaing bukan hanya dari segi kualitas permainan, tetapi juga profesionalisme penyelenggaraan.

Peran Besar Cazorla di Oviedo

Cazorla bukanlah sosok sembarangan di Real Oviedo. Ia merupakan pemain yang kembali ke klub masa kecilnya pada Agustus 2023, sebuah keputusan emosional yang mendapat sambutan hangat dari para suporter.

Kehadirannya terbukti krusial. Cazorla berperan besar membantu Oviedo meraih promosi ke La Liga musim lalu, sekaligus menjadi pemimpin di ruang ganti berkat pengalamannya bermain di level tertinggi Eropa.

Sebagai kapten, Cazorla merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan ketidakadilan yang dirasakan timnya.

Situasi Sulit Real Oviedo di Klasemen

Di sisi lain, Real Oviedo saat ini tengah berada dalam kondisi sulit. Klub tersebut masih terpuruk di dasar klasemen La Liga, dengan catatan tiga kemenangan, tujuh hasil imbang, dan 12 kekalahan dari total 22 pertandingan.

Setiap laga menjadi sangat krusial bagi Oviedo dalam upaya keluar dari zona degradasi. Penundaan pertandingan seperti ini jelas berdampak pada fokus, ritme permainan, dan kondisi mental para pemain.

Tak heran jika kekecewaan Cazorla dan rekan-rekannya semakin memuncak, mengingat mereka sedang berjuang keras mempertahankan tempat di kasta tertinggi.

La Liga dalam Sorotan Publik

Insiden ini kembali menempatkan La Liga di bawah sorotan tajam publik. Banyak pihak menilai liga harus segera melakukan evaluasi serius terkait manajemen kompetisi agar kejadian serupa tidak terulang.

Bagi Cazorla, kritik yang ia lontarkan bukan sekadar luapan emosi, melainkan bentuk kepedulian terhadap sepak bola Spanyol yang pernah membesarkan namanya.

Kini, La Liga dituntut untuk merespons dengan langkah nyata, bukan hanya klarifikasi, demi menjaga kredibilitas dan kepercayaan klub, pemain, serta para penggemar sepak bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *