Toprak Razgatlioglu Diramal Tampil Menggila di MotoGP 2026, Jadi Penantang Marc Marquez?

Legenda MotoGP Giacomo Agostini yakin juara World Superbike itu mampu beradaptasi cepat dan bersaing di kelas utama.

SportsBook.co.id, Jakarta -Legenda MotoGP, Giacomo Agostini, memprediksi Toprak Razgatlioglu akan mampu menunjukkan performa impresif saat turun di ajang MotoGP 2026. Menurut Agostini, pembalap yang akan memperkuat Yamaha Prima Pramac itu memiliki kualitas dan talenta untuk bersaing dengan para rider papan atas, termasuk Marc Marquez.

Debut Toprak Razgatlioglu di MotoGP

Toprak Razgatlioglu dijadwalkan menjalani musim perdananya di MotoGP pada 2026. Rider asal Turki tersebut resmi hijrah dari World Superbike (WSBK) dan akan memperkuat tim satelit Yamaha, Prima Pramac.

Nama Toprak sendiri sudah sangat dikenal di WSBK. Pada usia 29 tahun, ia telah mengoleksi tiga gelar juara dunia, yakni satu bersama Yamaha pada 2021 serta dua gelar lainnya bersama BMW Motorrad pada musim 2024 dan 2025. Prestasi tersebut menjadi bukti kapasitasnya sebagai pembalap kelas elite.

Agostini menilai adaptasi Toprak di MotoGP tidak akan menjadi masalah besar. Ia percaya sang pembalap hanya membutuhkan waktu singkat untuk menyesuaikan diri sebelum mampu bersaing dengan para bintang MotoGP.

“Toprak sudah menunjukkan betapa hebatnya dia di Superbike,” ujar Agostini.
“Memang MotoGP lebih kompleks dan penuh tantangan, tetapi jika seseorang memiliki bakat sejati, dia juga bisa berhasil di sana. Kecintaan terhadap balap dan para pembalapnya membuat saya yakin dia bisa tampil baik,” lanjutnya.

Siap Hadapi Bintang MotoGP

Di MotoGP nanti, Toprak Razgatlioglu akan berhadapan langsung dengan para nama besar seperti Marc Marquez, Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo, Alex Marquez bersama Gresini Ducati, hingga Jorge Martin yang kini membela Aprilia Racing.

Agostini menegaskan, semua prediksi tetap harus dibuktikan di lintasan. Ia menilai hasil nyata pada balapan awal akan menjadi tolok ukur kemampuan Toprak di kelas utama.

“Kita tentu berharap yang terbaik, tetapi pada akhirnya fakta di lintasanlah yang menentukan. Kita lihat saja bagaimana hasilnya di beberapa seri pertama,” pungkas juara dunia tujuh kali kelas premier tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *