SportsBook.co.id, Medan -Van Dijk Berharap Andy Robertson Tetap di Liverpool di Tengah Isu Transfer
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, secara terbuka menyampaikan harapannya agar Andy Robertson tetap menjadi bagian dari skuad The Reds. Menurut bek tengah asal Belanda itu, peran Robertson masih sangat krusial bagi tim, meski masa depan sang bek kiri kini tengah diselimuti tanda tanya.
Pernyataan Van Dijk muncul di tengah kabar bahwa Tottenham Hotspur telah melakukan pendekatan awal kepada Liverpool terkait kemungkinan transfer Robertson. Situasi kontrak pemain asal Skotlandia itu memang membuka peluang hengkang, mengingat masa baktinya di Anfield akan berakhir pada musim panas mendatang.
“Dia wakil kapten saya,” kata Van Dijk singkat.
“Robbo adalah sosok yang sangat penting di tim ini dan tentu saya ingin dia bertahan. Tapi pada akhirnya, kita lihat saja bagaimana keputusannya nanti.”
Robertson didatangkan Liverpool dari Hull City pada 2017, saat klub masih ditangani Jürgen Klopp, dengan nilai transfer sekitar 8 juta poundsterling. Sejak saat itu, bek berusia 31 tahun tersebut menjelma menjadi salah satu pilar utama tim dengan catatan 364 penampilan di semua kompetisi.
Selama berseragam Merseyside Merah, Robertson turut berkontribusi besar dalam raihan sembilan trofi utama, termasuk dua gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions.
Namun, situasinya kini tak lagi sama. Robertson mulai kehilangan status sebagai pilihan utama di posisi bek kiri. Kondisi tersebut membuatnya mempertimbangkan masa depan demi mendapatkan waktu bermain yang lebih konsisten.
Pada pertandingan terakhir melawan Bournemouth, Robertson baru masuk di awal babak kedua untuk menggantikan Milos Kerkez. Sepanjang musim Liga Inggris berjalan, ia tercatat baru empat kali tampil sebagai starter—angka yang jauh dari perannya di musim-musim sebelumnya.
Ketika ditanya apakah Robertson akan tetap berada di skuad untuk laga Liga Champions kontra Qarabag pada Kamis dini hari mendatang, Van Dijk memilih tidak berkomentar panjang.
“Itu bukan urusan saya,” ujarnya singkat.
Van Dijk juga enggan membahas kenangan terbaiknya bersama Robertson. Ia menyatakan baru akan membuka pembicaraan soal itu jika sang bek benar-benar meninggalkan Anfield.
Sikap serupa ditunjukkan pelatih Liverpool, Arne Slot. Juru taktik asal Belanda tersebut menolak membahas spekulasi transfer Robertson di depan publik.
Saat ditanya apakah Robertson masih akan menjadi pemain Liverpool hingga akhir Januari, Slot menjawab dengan nada diplomatis.
“Apa yang Anda harapkan dari jawaban saya?” ujarnya.
“Saya tidak pernah membicarakan urusan transfer di depan mikrofon. Jawaban saya selalu sama—dan mungkin terdengar membosankan—kami tidak membahas transfer secara terbuka.”
Kekalahan Liverpool dari Bournemouth turut menyoroti masalah kedalaman skuad. Slot sempat menyinggung kondisi kelelahan pemain setelah pertandingan tengah pekan melawan Marseille.
Joe Gomez terpaksa ditarik keluar akibat cedera di babak pertama, sementara Kerkez digantikan Robertson saat turun minum. Di sisi kanan pertahanan, Jeremie Frimpong juga harus meninggalkan lapangan sebelum laga berjalan satu jam.
Bahkan saat Liverpool mencoba mengejar ketertinggalan, Slot dipaksa meracik lini belakang darurat dengan memasang dua gelandang—Dominik Szoboszlai dan Ryan Gravenberch—berduet bersama Van Dijk dan Robertson.
Situasi tersebut menjadi gambaran jelas betapa terbatasnya opsi yang dimiliki Liverpool, khususnya di sektor pertahanan.
Memang, Robertson tengah memikirkan langkah terbaik untuk kariernya menjelang Piala Dunia 2026. Namun dengan Liverpool masih berjuang di Liga Champions dan terlibat ketat dalam persaingan papan atas Liga Inggris, melepas salah satu pemain paling berpengalaman di bursa transfer Januari dinilai sebagai keputusan berisiko.
Bagi Direktur Olahraga Liverpool, Richard Hughes, pertimbangannya bukan sekadar nilai transfer, tetapi juga dampak ke ruang ganti jika harus kehilangan figur penting.
Opsi memulangkan Kostas Tsimikas dari masa peminjaman di AS Roma memang ada, tetapi solusi tersebut dianggap belum menyentuh akar persoalan.
“Saya membutuhkan semua pemain saya,” tegas Slot.
Masuknya Robertson di awal babak kedua melawan Bournemouth menjadi penegasan bahwa perannya masih dibutuhkan. Dengan jadwal padat di Liga Champions dan Piala FA, rotasi akan tetap menjadi kunci.
Kesimpulannya, meski keinginan bermain reguler menjadi pertimbangan utama Robertson, melepasnya pada bursa transfer Januari saat ini bukanlah langkah ideal bagi Liverpool—baik dari sisi teknis maupun stabilitas tim.












